Gelar Webinar SAHABAT, BPSDM Kemendagri Tekankan Pentingnya Kualitas Kerja Sehat Tanpa Stres bagi ASN

0

Jakarta – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar webinar bertajuk “Satu Hari Belajar Terintegrasi” (SAHABAT), Rabu (10/8/2022). Dalam kesempatan itu, Kemendagri menekankan pentingnya kualitas kerja sehat tanpa stres bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kepala BPSDM Kemendagri Sugeng Hariyono menyampaikan, setiap orang dalam kehidupannya tidak terlepas dari banyaknya tekanan. Hal tersebut juga terjadi pada para ASN yang setiap hari dituntut memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Sugeng, konsekuensi psikologis akibat stres yang dialami pegawai sering kali berupa munculnya perasaan negatif seperti rasa tertekan, depresi, bosan, dan penurunan rasa percaya diri. Konsekuensi tersebut membuat pegawai kesulitan dalam mengambil keputusan di tempat kerja, dan menjadi lebih sensitif akibat kondisi fisiologis yang terganggu. Tentunya hal tersebut juga dapat mengganggu produktivitas kinerja.

Oleh karena itu, tambah Sugeng, BPSDM Kemendagri menggelar webinar dengan tema “Kerja Sehat Tanpa Stres”. Gelaran ini bukan sekadar mendukung pemenuhan kebutuhan kompetensi ASN sebanyak 20 jam pelajaran, tetapi juga untuk memberikan pencerahan mengenai pentingnya perhatian terhadap kebutuhan kesehatan mental.

Sugeng menambahkan, hidup sehat tanpa stres dapat dimulai dari diri sendiri. Upaya tersebut diharapkan dapat memberikan dampak kepada lingkungan sekitar menuju Indonesia Emas 2045.

Adapun dalam webinar ini dihadirkan dua Psikolog Klinis dari Personal Growth sebagai narasumber yakni Talisa Carmelia dan Ratih Ibrahim. Para narasumber itu turut menguatkan  kebutuhan kesehatan mental 1.000 orang peserta yang bergabung secara virtual.

Ratih mengatakan, para peserta perlu terus berusaha menemukan solusi dalam mengelola stres yang dialami. Tujuannya, agar kepentingan pribadi dan organisasi dapat berjalan beriringan. Salah satu cara yang dapat dilakukan, kata dia, dengan menyadari tanda-tanda stres yang dialami. Kemudian berusaha untuk menganalisis faktor pemicu stres, serta belajar menghadapi stres melalui pengelolaan fokus terhadap masalahnya.

“Untuk mengupayakan SDM yang unggul dan dapat memberikan layanan yang terbaik untuk ASN di Kemendagri, maka kualitas kesehatan mental lahir batin diperlukan untuk menjadi unggul. Dan kita dapat menjadi Indonesia ASN yang lebih tangguh,” pungkas Ratih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *